Ukiran Mentari

Untukmu sang bulan penjelang fajar..
Tak dapat kusembunyikan kagumku atas semua terang dalam terbitmu
Biar kelopak masih masyuk dalam pengembaraan mimpi,
tetap kubaui rekahmu menyelusupi rekat jendela bertirai gelap yang tak kelam..
Sembari tengadah ke langit peraduan,
Kau ada tuk menarik dua sudut bibir yang biasa terkatup
Agar mengukir mentari di setiap terbit,
Lagi dan lagi..

No comments: